Selamat Datang

Welcome to my Blog.
Blog ini merupakan catatan saya yang mungkin tidak penting.
Isinya berupa macam-macam karena saya tidak mengkhususkan blog ini sebagai media informasi umum.
Karena Blog ini bersifat personal. Bila dibilang life journal,
Terima Kasih dan Nikmati waktu luangmu disini

Untuk apa diam

09 Oktober 2009

Sebuah kisah yang telah lama kupikirkan dan ingin kutilaskan tidaklah berjalan seperti cinderella yang akhirnya menikah dengan pangeran atau Rome and Juliet yang akhirnya sama-sama mati konyol. Kisahku yang indah namun cukup membuat aku tak berpikir jenih dalam beberapa waktu.
Demi seseorang yang aku cintai, mungkin aku bisa dibilang cukup ahli dalam menunggu. Sabar menunggu berjam-jam kemudian dikecewakan. Sama seperti menunggu 7 tahun tanpa hasil. Tapi itulah aku. Bagaimana aku mengekspresikan kesabaranku dalam kemarahanku yang sesungguhnya ingin diperhatikan.
Demi dia yang beharga, boleh dikata aku cukup gampang untuk mengobrol dengan lawan jenis yang memiliki kegemaran sama. Atau minimal tertawa ketika dia membuat lelucon. Karena itu, dengan parasku yang biasa saja, aku bisa dianggap termasuk cewek yang laku (cie, PD). Ga jarang ada saja cowok yang sangat ingin aku jadi pacarnya. Cowok yang ngejar, ga Cuma cowok biasa aja. Dari mukan menengah keatas. Dari yang ganteng banget ampe yang biasa aja. TAPI lagi-lagi karena DIA, aku tolak mereka dengan mengharapkan perhatian yang lebih dari pacarku. Yang ada dia malah marah.
Keadaan rumahku yang sunyi dari dulu. Membuat aku tak banyak bicara. Aku hanya mengoceh kepada teman-teman yang menurutku dapat dipercaya. Mereka bilang aku suka ngobrol. Padahal? Buku lebih banyak jadi teman baikku. Lagi-lagi kesendirianku terbawa oleh kenyataan hidupku diluar perjagaan rumah. Penyakit kurang darah menyebabkan mataku cekung dan kulitku kusam. Bisa dibilang aku tak pernah semangat kalau dilihat dari roman mukaku yang selalu lesu. Ditambah dengan pakaian yang lusuh menyebabkan aku lebih sering dihindari orang.
Tapi saat dia ada, aku merasa menjadi segalanya yang terbaik. Membuatku jadi cantik, membuat rambut kusutku jadi tergerai indah, kulit kusamku menjadi putih merona dan baju lusuhku menjadi sebuah gaun yang indah. Dapat kurasakan perasaan bahagia itu tiap kali bersamanya di bangku taman sore hari setelah makan siang dan kedinginan akibat cuaca mendung. Meski dia tak begitu memperhatikan aku, detik itu aku memilikinya.
Ketika aku melihatnya tersenyum dan ketika dia membuatku tersenyum
Masih jelas terlihat lekukan wajahnya saat tertawa. Seakan tawa itu membawaku menuju suatu tempat meninggalkan badanku dan pikiranku kosong. Tiap kali aku mengingat itu, setelahnya aku dihinggapi perasaan aneh. Stres dan terlalu percaya dia akan ada bersamaku terus.
Aku mencari informasi ini, ternyata benar, aku bisa gila kalau terlalu memikirkannya bila dia tak ada lagi. Kalaau dia sengaja menyuruhku tinggal untuk sesuatu yang hebat. Aku terlalu takut untuk menerima kalau ternyata aku tidak bisa bangun dan berakhir dikamar yang terisolasi dari dunia luar. Padahal aku yakin kalau diriku memiliki akal sehat.
Bagaikan mimpi buruk yang tak pernah bisa hilang, aku menghela nafas untuk kesekian kalinya. Berharap suatu keajaiban akan menuntunku pada apa yang sebenarnya itu memang yang terbaik untuku dan tidak akan aku sesali

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Copyright © 2009 Grunge Girl Blogger Template Designed by Ipietoon Blogger Template
Girl Vector Copyrighted to Dapino Colada